Kaum Wanita Di Mata Pria Dalam Budaya Yunani


Sejarah mencatat tingginya peradaban dan kebudayaan bangsa Yunani dibanding bangsa lain pada jamannya. Namun apakah keluhuran tersebut berlaku dalam segenap aspek kehidupan yang berlangsung saat itu? Adakah berlaku pula dalam tatanan sosial menyangkut posisi dan peranan wanita dalam masyarakat Yunani?

Ternyata tidak. Kaum wanita demikian terpinggirkan, tak mendapatkan kedudukan yang layak dalam tatanan masyarakat. Ia dianggap mahluk rendah yang dipercaya sebagai sumber bencana dan penyakit. Ia tak ubahnya budak hingga diharamkan duduk satu meja dengan kaum pria.

Jika pun kemudian dalam perkembangannya kaum wanita beroleh tempat, adanya berupa kebebasan dalam hal seksual semata. Kebebasan tanpa batasan yang menempatkan para pekerja seks dan wanita penzina

Wanita Dalam Politik : Untuk Diperjuangkan


Seberapa pentingkah wanita ikut ambil bagian dalam politik? Dan perlukah ia melibatkan diri di dalamnya sementara ia terbebani tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga, yang jelas tidak dimiliki pria. Saya yakin anda sependapat bahwa peran wanita dalam politik sangatlah penting, bahkan wajib bagi kemajuan bangsa.

Tak boleh ada keraguan untuk itu. Dengan prestasi dan keterampilannya kaum wanita telah membuktikan kesejajaran dengan kaum pria tanpa meninggalkan kodrat kewanitaannya. Bahkan keberhasilan wanita dalam banyak hal mampu melebihi pria, karena padanya tersimpan kekuatan lebih yang tidak dimiliki pria.

Beberapa hal berikut barangkali akan dapat menegaskan seberapa penting wanita dalam politik:

  • Siapa yang akan mewakili dan mengagregasi aspirasi dan kepentingan kaum wanita

Malala Yousafzai : Wanita Termuda Penerima Nobel


Mendengar namanya, ingatan kita akan kembali pada peristiwa tragis 2 tahun lalu saat sejumlah pasukan bersenjata Taliban menyerang dan menembak bagian kepalanya.sehingga terluka parah dalam bis sekolah di perlintasan lembah Swat, Pakistan. Tindakan tak manusiawi dan amat mengerikan yang dilakukan penguasa pada seorang gadis hanya karena tulisan di blognya menentang upaya Taliban menghapus pendidikan bagi perempuan Pakistan. Tulisan yang ia buat saat masih berusia 11 tahun.

Selepas kesembuhan, Malala pindah ke Inggeris karena tidak diijinkan kembali ke negara asalnya. Berbagai upaya dan ancaman pihak Taliban untuk membungkamnya, malah semakin

Search This Blog

Loading...