Awal Perkembangan Sulam


Sulam lahir menyusul penemuan dan pengolahan kain sutra di Tiongkok sejak 4000 tahun lalu. Temuan benda sulam bercorak naga di situs pemakaman bangsa Chu pada 1958 menegaskan sulam tradisional Tiongkok – sulam di atas kain sutra – telah ada pada kurun waktu tersebut dalam ornamen hias pakaian adat untuk perayaan dan upacara ritual masyarakat.

Sulam berkembang sebagai kerajinan yang diwajibkan bagi para wanita sekaligus standar untuk menilai kepiawaian dan etika mereka semenjak dinasti Tang 400 tahun lalu. Menjadikan kerajinan sulam melekat dalam kehidupan di Tiongkok, dan pada gilirannya mematangkan teknik sulam secara signifikan. Kerajinan sulam merambah ranah dekoratif selain utuk keperluan sehari-hari. Teknik sulam yang kemudian beradaptasi dengan seni lukis dan kaligrafi

Sekilas Sejarah Mesin Jahit


Pada 1755, Charles Weisenthal mematenkan penemuan jarum yang dirancang khusus untuk sebuah mesin. Sayang ia tidak tidak merinci mesin yang dimaksud. Menyusul kemudian Thomas Saint yang mematenkan mesin jahit ciptaannya pada 1790.  Namun ia tidak memproduksikannya, sebatas tahapan model untuk pendaftaran paten, dan ternyata ketika direproduksi, temuannya tidak dapat beroperasi.

Upaya menciptakan mesin jahit tidak pernah berhenti. Dalam perjalanannya sering berakhir dengan kegagalan atau perang hak paten. Mesin jahit otomatis untuk topi yang ditemukan Balthasar Krems pada 1810 dan mesin jahit buatan

Search This Blog

Loading...